KPU Proses Dua Calon PAW DPRD Luwu Utara
Diposting Oleh: admin | 25 July 2013 | 15:07 WITA
A- A+

Komisi Pemilihan umum (KPU) Luwu Utara telah memproses dua calon penggantiantar waktu (PAW) anggota DPRD Luwu Utara yang diajukan partai politik (Parpol) yang bersangkutan.

Dua calon yang diajukan PAW masing-masing anggota DPRD dari Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) H Paradenga yang akan digantikan Nasrul, dan angggota DPRD dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) Yamsir akan digantikan Mahyuddin.

“Kami (KPU) telah memproses surat pengajuan PAW dua parpol tersebut,” kata Divisi Hukum, Organisasi dan Humas KPU Luwu Utara Abdul Aziz kepada wartawan.

Dikatakan dua anggota DPRD yang diajukan  PAW partainya karena telah mengundurkan diri dan mencalonkan di partai lain pada pemilu anggota DPRD 2014 mendatang. Hal tersebut sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 pasal 102 poin (I).

“Proses verifikasi administrasi calon anggota DPRD  PAW didasarkan pada PKPU No 03 Tahun 2013 yang memperoleh suara terbanyak kedua berhak mengganti. Nasrul dan Mahyuddin memperoleh suara terbanyak kedua dari partainya, sehingga berhak diproses untuk mengantikan,” jelas Abdul Aziz.

Menurut dia, surat rekomendasi KPU tersebut akan diserahkan paling lambat besok (hari ini) ke DPRD Luwu Utara untuk diproses lebih lanjut. “Insya Allah paling lambat besok kami akan kirim ke DPRD untuk diproses selanjutnya,”ucapnya.

Sementara Ketua DPRD Luwu Utara Basir mengaku belum menerima surat dari KPU tersebut.
“Saya belum menerima surat KPU, mungkin sebentar sudah ada,”kata Basir.

Menurutnya, DPRD akan segera memproses jika sudah ada rekomendasi hasil verifilkasi dari KPU yang dinyatakan berhak mengganti anggota DPRD yang mundur karena pindah partai lain.

“Ada sembilan anggota DPRD saat ini yang mendaftar sebagai bacaleg di partai lain, dua diantaranya sudah resmi mengundurkan diri di DPRD,” katanya.

Padahal lanjut Basir, berdasarkan edaran KPU RI batas waktu yang diberikan kepada anggota DPRD yang belum melengkapi berkas hanya tersisa empat hari yaitu paling lambat tanggal 1 Agustus 2013 pukul 16.00 Wita.

“Kalo mereka (anggota DPRD) yang tidak melengkapi berkas maka KPU akan mencoret namanya dan tidak berhak namanya di masukkan dalam daftar calon tetap (DCT) pada pemilu anggota DPRD 2014 mendatang,” jelasnya.  (rls)

Arief Abadi

Dibaca: 472 Kali
Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Seluruh komentar akan melalui proses moderasi dan redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.