Jelang Lebaran Kurban, Harga Sapi Naik Hingga Rp2 Juta
Diposting Oleh: admin | 3 October 2012 | 20:36 WITA
A- A+

Tiga pekan menjelang Hari Raya Idul Adha, harga hewan kurban seperti sapi dan kambing di Kota Palopo  sudah mulai menunjukkan grafik mengalami kenaikan. Berdasarkan pantauan, rasio kenaikan yang paling besar terdapat pada harga Sapi per ekor yang mencapai Rp 2 juta, sementara untuk kambing kenaikan mencapai Rp500 ribu per ekor.

Pantauan di lapangan menyebutkan, harga sapi usia dua tahun saat ini mencapai harga Rp8 juta hingga Rp9 juta per ekor, padahal dua pekan lalu, harga untuk kualitas yang sama masih pada kisaran Rp7 juta.

Sedangkan untuk harga sapi jenis super dengan usia yang sama sebelumnya Rp 9,5 juta per ekor kini sudah mencapai Rp11 juta. Sementara harga kambing pejantan yang semula dijual seharga Rp1 juta per ekor, kini sudah mencapai Rp 1,5 juta per ekornya.

“Kenaikan harga ini masih akan berlanjut sampai mendekati Idul Adha, setelah hari H, harga langsung terjun bebas” ujar bahri, salah seorang pedagang hewan ternak yang di temui di tempat pemotongan hewan, Rabu (3/10/12).

Sementara itu, Kantor Kementerian Agama Kota Palopo telah menetapkan harga atau biaya hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha. Sesuai rapat yang digelar Kantor Kementerian Agama RI Kota Palopo, ditetapkan harga 1 bagian sapi sebesar Rp1,2 juta atau sebesar Rp 8,4 juta per satu ekor sapi. Dan untuk kambing di tetapkan sebesar Rp 1,5 juta.

Juru bicara Kantor Kementerian Agama Kota Palopo Nurul Haq mengatakan, harga tersebut sesuai dengan kesepakatan hasil rapat yang dilaksanakan di kantor Kementerian Agama Kota Palopo siang tadi, dan ketetapan ini akan diumumkan agar masyarakat dapat mengetahui dan ada keseragaman harga untuk hewan kurban pada Idul Adha ke depan. (b)

Haris

Dibaca: 117 Kali
Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Seluruh komentar akan melalui proses moderasi dan redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.